lab_mainan_anak_jurassic

Daftar 10 Mainan Terburuk!

Daftar 10 Mainan Terburuk yang diungkapkan W.A.T.C.H (World Against Toys Causing Harm, Inc.) cukup mencengangkan karena mainan anak ini berpotensi berbahaya! Seharusnya mainan anak-anak ini tidak layak ditangan anak-anak.

10 Mainan Terburuk yang dirilis W.A.T.C.H adalah “BUD” SKIPIT’S WHEELY CUTE PULL ALONG, FOAM DART GUN, STATS 38 QUICK FOLDING TRAMPOLINE, POO-DOUGH, SPLAT X SMACK SHOT, KICK FLIPPER, LEONARDO’S ELECTRONIC STEALTH SWORD, KID CONNECTION DOCTOR PLAY SET, PULL ALONG ZEBRA, JURASSIC WORLD VELOCIRAPTOR CLAWS.

Mengingat target sebanyak 46 persen dari pembelian akan dilakukan melalui internet, W.A.T.C.H mengingatkan orang tua dan para pengasuh anak untuk melakukan tindakan pencegahan ekstra jika membeli mainan secara online.

Berbagai jenis mainan anak yang berpotensi mengandung bahaya masih saja dijual secara online dan di toko-toko ritel, sehingga orang tua harus lebih waspada!

Selama lebih dari empat dekade, W.A.T.C.H. telah membahas isu mainan berbahaya dengan harapan dapat membawa perubahan dan mengurangi resiko cedera pada anak-anak.

Meskipun orang tua mempunyai hak untuk mengharapkan bahwa mainan yang mereka berikan kepada anak-anak aman, namun sejumlah mainan anak yang tidak aman masih saja menjadi masalah dan terus-menerus berlangsung.

Di Amerika setiap tiga menit kerap terjadi satu anak terpaksa diperlakukan dalam keadaan darurat akibat cedera disebabkan mainan yang terkait. Dari tahun 1990 hingga 2011, terjadi peningkatan 40% dikarenakan luka-mainan yang terkait.

Konsumen sejatinya dapat menjaga anak-anak dalam menikmati kebahagiaan yang lebih aman jika mengetahui cara memilih mainan yang benar.

Belanja Mainan Anak via Online

Belanja Mainan Anak via Online memang menimbulkan kenyamanan tersendiri karena terasa lebih moderen, lebih praktis, nyaris tak berbatas jarak, tanpa harus keluar rumah, tidak merepotkan. Anggapan seperti itu tentu saja benar jika mainan anak yang Anda beli benar dalam arti benar-benar sesuai dengan spesifikasi dan aman bagi penggunanya.

Bukan rahasia lagi tren e-retail penjualan tumbuh sangat pesat. Kecenderungan orang yang membeli mainan secara online terus meningkat. Dalam milenium ini, hampir dua pertiga dari pertumbuhan penjualan ritel telah terjadi melalui online. Sejumlah besar pengecer memanfaatkan kehadiran internet untuk melengkapi penjualan toko mereka dan jejaring sosial pada umumnya akan berfungsi sebagai platform belanja.

Bila Anda berbelanja mainan anak-anak secara online, sebaiknya jangan pernah kompromi untuk memastikan mainan tersebut harus aman bagi kesehatan, nyaman digunakan, dan tanpa resiko cedera bagi anak-anak.

Para orang tua kini harus lebih bijaksana saat mengambil keputusan untuk membeli mainan anak. Faktanya banyak pembeli mainan seringkali tidak mendapatkan informasi yang lengkap ketika membeli mainan via online, sehingga mereka tidak tahu bahaya dari mainan anak tersebut.

Kelemahan dari belanja via online adalah informasi produk yang terbatas, tidak dapat menyentuh mainan secara fisik dan memeriksa kemasannya pada saat membeli. Gambar atau foto yang ditampilkan bias saja lebih indah dari aslinya.

Waspadalah… beberapa mainan yang tersedia dalam penjualan secara online mungkin memiliki peringatan dan rekomendasi usia yang tidak sesuai dengan yang seharusnya disediakan oleh produsen. Dalam beberapa kasus, peringatan dapat dihilangkan dari deskripsi di internet. Kelalaian dan inkonsistensi mengenai informasi keselamatan penting dapat menyebabkan informasi yang salah, dan berpotensi berbahaya, sangat merugikan konsumen.

Bagi para produsen atau importir mainan anak yang akan diedarkan di Indonesia tentu saja wajib memiliki dan mencantumkan label SNI pada setiap produknya. Cara terbaik untuk mendapatkan legalitas SNI bisa melalui LSPro atau Lembaga Sertifikasi Produk terpercaya yang juga bersinergi dengan laboratorium pengujian mainan anak terpercaya!