mainan anak anak

Mainan Anak

Mainan anak sejatinya dibuat untuk tujuan mulia, diantaranya agar membuat anak lebih bahagia, lebih cerdas, bisa berkomunikasi dengan gembira sambil belajar mengenal berbagai bentuk dan warna.

Para ilmuwan dalam berbagai penelitian mengungkapkan betapa pentingnya mainan anak karena memiliki potensi untuk mengembangkan kemampuan motorik, kognitif, dan afektif. Meski demikian, para orang tua tetap harus waspada lantaran masih saja beredar mainan anak-anak yang berpotensi berbahaya!

Menyadari pentingnya perlindungan bagi anak-anak Indonesia dari mainan berbahaya, pemerintah telah menerapkan kewajiban terhadap semua jenis mainan anak harus memenuhi Standar Nasional Indonesia atau SNI sejak 30 April 2014.

Pastikan Mainan Anak Anda Aman

Pastikan Mainan Anak Anda Aman dari potensi bahaya mainan yang mungkin saja ditimbulkannya.Beberapa langkah sederhana sebagai pencegahan dari bahaya “mainan anak” yang dapat Anda lakukan diantaranya :

  1. Cermati dan perhatikan baik-baik apakah mainan tersebut telah mencantumkan label SNI.
  2. Jika mainan anak tidak ada logo SNI, sebaiknya hindari untuk membeli karena besar kemungkinan belum lulus pengujian di laboratorium mainan anak.
  3. Jika mainan dicat, pastikan bahwa cat tidak mudah luntur atau mengelupas.
  4. Pastikan bahwa setiap produk alat menggambar, cat atau krayon tidak beracun.
  5. Bila membeli mainan boneka, pilihlah boneka yang tidak mudah terbakar atau tahan api.
  6. Perhatikan rekomendasi penggunaannya untuk Anak Usia berapa. Informasi ini biasanya dicetak kecil terletak di sudut bawah, atau belakang kemasan.
  7. Jika mainan mengandung bagian-bagian kecil (small part), maka perlu Anda pertimbangkan kemungkinan bahaya dalam penggunaannya.
  8. Awasilah terus-menerus selama anak Anda bermain dengan mainan yang memiliki bagian-bagian kecil yang mudah terlepas agar tidak tertelan anak.
  9. Jangan membiarkan anak menempatkan mainan di mulutnya.
  10. Jangan pernah membiarkan anak-anak bermain dengan mainan yang memiliki bagian menonjol atau memiliki sudut tajam.
  11. Jangan membeli mainan yang telah ditarik dari peredaran karena dianggap tidak aman, meskipun harganya murah.
  12. Lebih bijaksana membelikan anak mainan produk yang asli/original daripada membeli produk tiruannya.
  13. Ketika Anda membeli mainan melalui internet atau via on line, pertimbangkan secara matang aspek spesifikasi produknya, sebab Anda hanya bisa membayangkan dari gambar/foto yang diiklankan, tanpa melihat wujud aslinya.
  14. Pastikanlah selalu bahwa Anda membayar dengan harga wajar saat membeli mainan sesuai dengan fungsi dan kualitas produknya.

Memilih mainan anak bisa dibilang gampang-gampang susah, karena begitu banyaknya pilihan mainan dari yang berkualitas hingga yang abal-abal berpotensi bahaya. Nah, diantara cara termudah dalam memilih mainan adalah pilih produk yang berlogo SNI, karena sudah lulus pengujian sesuai dengan ketentuan dan parameter tertentu yang ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia.

One thought on “Mainan Anak”

Comments are closed.